Kamis, 19 November 2015

Kritik Jurnal Bidang Sistem Informasi

#TULISAN2 BAHASA INDONESIA 1


Kritik Jurnal Sistem Informasi

Judul                 : Pemodelan Sistem Informasi Administrasi Proyek Desain Interior

Penulis              : Agus Umar Hamdani

Sumber             : http://si.its.ac.id/data/sisfo_data/files/1_vol5no3.pdf


Jenis penelitian
Jenis penelitian yang dilakukan oleh penulis jurnal adalah penelitian studi kasus, karena melakukan eksplorasi mendalam dari sistem terikat dan pembuatan sistem beserta perangkat lunaknya.

Pembahasan
1.    Masalah pada jurnal ini adalah sistem pada perusahaan yang tidak ada, administrasi dan keuangan yang masih menggunakan sistem manual.
2.     PT. Wang Interior sudah berdiri sejak tahun 2000 dan berada di Jakarta, berdasarkan penulis jurnal sampai saat ini belum ada komputerisasi dan teknologi terbaru dalam sistemnya.
3.      Tujuan pembuatan jurnal sudah jelas, terfokus pada satu masalah dan satu objek.
4.      Disertakan gambar dari rancangan pembuatan Graphical User Interface untuk sistemnya.
5.      Disertakan juga bagan untuk rancangan sistemnya.
6.  Penelitian berdasarkan fakta permasalahan yang terjadi di lapangan, bukan sengaja dibuat atau diciptakan untuk menambahkan suatu hal.

Masalah
1.     Tidak adanya latar belakang masalah pada awal penulisan jurnal. Hanya ada sedikit tulisan tentang permasalahan dan penyebab masalah.
2.    Terlalu banyak gambar dan bagan di jurnal ini tanpa diikuti penjelasan di setiap gambarnya.
3.     Ada beberapa bahasa dan kata-kata yang seharusnya bisa diperbaiki dan diganti, seperti contoh “kepala tukang”
4.    Butuh tambahan metode penelitian lain selain studi kasus pada permasalahan ini, seperti penelitian survey karena penulis sangat minim dalam melakukan wawancara dan pendapat dari kalangan ahli.
5.    Narasumber tidak dari narasumber professional yang sudah lebih paham tentang implementasi sistem untuk perusahaan.
6.     Pada bagian kesimpulan, tidak seharusnya disebutkan penulis melakukan pertanyaan kepada siapa saja, karena sudah disebutkan pada bagian “Pengujian Sistem Menggunakan metode Black Box Testing”
7.     Penulis harus bisa menjamin bahwa sistem yang dia usulkan dapat digunakan dan bertahan untuk jangka panjang dan siap digunakan di dalam kondisi apapun perusahaan.
8.         Tidak adanya kekurangan yang disertakan secara detail.

Catatan

Usulan sistem untuk perusahaan ini sangatlah bagus untuk perusahaan yang terletak di Jakarta dan sudah 15 tahun beroperasi. Tetapi penulis tidak menyertakan rancangan jangka panjang yang menyangkut sistem dan perusahaan. Penulis juga kurang mnyertakan kekurangan secara detail yang dialami oleh sistem ataupun perangkat lunak yang nantinya menjadi alat bantu pekerjaan di perusahaan, seperti serangan virus, kesalahan pemakaian pada perangkat lunak, ataupun kesalahan pemakaian pada sistem operasi. Maka dari itu diperlukan pelatihan khusus untuk pemakaian dan perawatan sistem secara jangka panjang, juga diperlukan tenaga ahli yang rutin memeriksa dan memperbaharui sistem dan perangkat lunak yang digunakan di PT. Wang Interior.

sumber: http://si.its.ac.id/data/sisfo_data/files/1_vol5no3.pdf

Senin, 02 November 2015

Karya Ilmiah Bidang Sistem Informasi

#TULISAN1 BAHASA INDONESIA 1
Inovasi Perangkat "Mobile Motor"


BAB I
PENDAHULUAN

      1.      Latar Belakang Masalah
Di era komunikasi dan mobilisasi saat ini, kendaraan sangatlah dibutuhkan untuk mempersingkat jarak dan waktu. Di kota – kota besar di Indonesia, kendaraan super cepat pun dibuat dan digunakan demi mencapai tujuan yang diinginkan dengan cepat pula.
Kendaraan semakin bertambah tetapi ruas jalan tentu saja tetap. Di jalan raya, mobil telah menjadi penguasa, memenuhi ruas jalan, membuat tidak ada lagi tempat untuk kendaraan lainnya. Ditambah lagi kendaraan besar seperti bus dan truk yang seharusnya tidak melalui jalan yang melewati dekat pemukiman penduduk, karena itu dapat memperlambat laju kendaraan dibelakangnya yang tidak cukup mendapat tempat untuk melaju, dikarenakan ruas jalan sudah penuh terisi dengan kendaraan besar tersebut.
Berbagai macam solusi pun diterapkan. Saat ini kendaraan roda dua seperti motor lebih praktis digunakan untuk menempuh perjalanan yang lebih lancar. Dengan ukuran yang lebih kecil dan ramping, tentu memudahkan motor dalam menempuh ruas jalan yang sempit di jalan raya.
Dengan semakin majunya teknologi, saat ini pengguna motor dapat lebih mudah berjalan melalui jalan jalan pintas untuk lebih cepat sampai ke tujuan. Berjalan melewati jalan kecil, bahkan melewati depan pintu rumah warga pun dilakukan asalkan bisa lebih cepat sampai tujuan. Tentu hal ini dilakukan agar pengguna motor bisa cepat sampai ke tujuan tanpa melewati jalan besar yang dilalui oleh kendaraan yang lebih besar. Resiko yang diterima tentu lebih kecil juga. Selain terhindar dari kemacetan yang semakin sering, pengguna motor juga terhindar dari asap, debu, dan kotoran yang intensitasnya lebih banyak di jalan besar yang dilalui berbagai macam kendaraan. Pengguna motor yang melewati jalan kecil juga mengurangi resiko terjadinya musibah kecelakaan bagi diri sendiri dan kendaraan lain, karena mereka tidak bertemu dengan “lawan” yang lebih besar di jalan pintas yang lebih kecil. 

      2.      Persoalan
Banyaknya jalan alternatif dan jalan kecil yang dilalui pengguna motor, terkadang membuat mereka tersesat karena tidak tahu daerah yang dilaluinya tersebut. Dengan kemajuan teknologi saat ini, Global Positioning System (GPS) pada ponsel pintar dapat mengatasi masalah ini. Kita dapat mengaktifkan fitur lokasi pada ponsel pintar kita, lalu membuka aplikasi GPS yang menggunakan fitur tadi. Contoh aplikasi yang sering digunakan adalah Google Maps, Foursquare, Glympse, dan lain – lain.
Saat ini fitur tersebut hanya ada di ponsel pintar dan sejenisnya, banyak para pengguna motor yang memanfaatkan GPS mencari jalan alternatif untuk mencapai tujuan dengan cepat. Tetapi bagaimana mungkin seorang pengendara motor dapat mengikuti jalur yang ditunjukkan oleh GPS, bersamaan dengan mengendarai motor? Pasti mereka harus menepi terlebih dahulu dan melihat ponsel pintar untuk memastikan bahwa jalan yang mereka lalui sama dengan yang ditunjukkan oleh GPS. Hal ini tentu dapat memperlambat perjalanan untuk sampai di tujuan dengan cepat, terlebih lagi jika daerah tujuan adalah daerah yang belum pernah dikunjungi oleh pengendara motor.


BAB II
ISI & PEMBAHASAN

      1.      Solusi
Dengan permasalahan di atas, penulis mencoba memberi terobosan baru untuk menggabungkan fitur GPS dengan kendaraan motor, disebut Mobile Motor. Mobile Motor ini adalah sebuah perangkat keras yang nantinya dapat ditempatkan di bagian atas dashboard pada motor atau di tempat speedometer.
Dari sisi perangkat keras, Mobile Motor ini akan seperti tablet phone yang menyatu di tempat untuk speedometer pada motor. Tentu perangkat ini harus terhubung dengan kabel, lampu, rem, dan juga mesin motor lainnya. Untuk daya, Mobile Motor mengambil daya dari Accumulator (Aki) pada motor. Mobile Motor akan otomatis aktif dan dapat langsung digunakan bersamaan dengan hidupnya mesin motor.
 Dari sisi perangkat lunak, Mobile Motor akan menggunakan sistem operasi yang paling banyak digunakan saat ini, yaitu Android. Fitur – fitur yang ada pada Mobile Motor antara lain GPS, jam, kalender, speedometer, odometer, penunjuk isi bahan bakar, penanda lampu depan motor, penanda lampu belakang motor, penanda lampu sein pada motor, dan penanda masalah atau kerusakan pada bagian motor. Input pada Mobile Motor adalah dapat langsung disentuh oleh jari kita dengan layar touchscreen. Ada 2 mode pada Mobile Motor, yang pertama yaitu Default Mode. Isi tampilan dari Default Mode ini adalah jam, kalender, speedometer, odometer, penunjuk isi bahan bakar, serta semua penanda lampu pada motor. Lalu yang kedua adalah GPS Mode. Isi dari tampilan GPS Mode ini adalah GPS tentunya, tetapi fitur lain seperti jam, kalender, penanda lampu, dan semua fitur pada default mode tetap akan ditampilkan, hanya saja ukurannya yang lebih kecil dan disesuaikan karena diletakkan di atas dan samping layar utama untuk GPS.
Untuk konektivitas pada GPS, Mobile Motor menggunakan WiFi yang terhubung dengan internet untuk mengakses jalur yang diminta pengguna motor. Setelah masuk ke dalam GPS Mode, Mobile Motor akan meminta pengguna memasukkan username dan password WiFi yang akan digunakan. WiFi dapat berasal dari modem ataupun fitur WiFi hotspot yang ada pada ponsel pintar. Untuk pengguna yang memakai modem dalam bentuk USB Flashdisk, Mobile Motor menyediakan 1 slot USB yang tersambung langsung dengan motor untuk penggunaan modem bentuk Flashdisk.

      2.      Penjelasan & Diskusi
Mobile Motor adalah perangkat untuk menampilkan fitur GPS pada motor, yang di pasang menyatu dengan motor sehingga pengguna tidak perlu lagi melepas, memasang, ataupun menggenggam lagi dengan tangan. Mobile Motor digunakan di dalam perjalanan saat pengguna motor membutuhkan jalan menuju lokasi tujuan yang ditunjukkan oleh GPS. Mobile Motor dapat menjadi inovasi terbaru dalam pemakaian teknologi karena perangkat ini menyatu dengan motor dan perangkat lunak yang digunakan adalah sistem operasi Android yang merupakan sistem operasi yang paling banyak digunakan pada ponsel pintar. Adapun cara menggunakannya adalah sudah terintegrasi dengan mesin motor dan akan langsung aktif ketika mesin motor dihidupkan. Kemudian pengguna dapat langsung masuk ke GPS mode untuk mengaktifkan fitur GPS, tetapi sebelum itu, Mobile Motor meminta pengguna untuk menghubungkan Mobile Motor dengan internet. 
Kelemahan yang ada pada penggunaan Mobile Motor ini adalah dampaknya pada harga penjualan motor itu sendiri, karena perangkat ini sudah langsung menjadi satu dan terhubung dengan motor. Lalu yang kedua, Mobile Motor menggunakan daya dari Accumulator (Aki)  pada motor yang tentunya akan membagi pemakaian daya dari Aki motor untuk mesin motor, lampu motor, juga perangkat Mobile Motor. Lalu yang ketiga, karena Mobile Motor menggunakan layar sentuh, maka air, debu, dan kotoran akan menjadi musuh utama layar Mobile Motor. Maka dari itu pemakaian kaca atau pelindung pada layar sentuh Mobile Motor akan sangat berguna supaya terhindar dari kerusakan.


BAB III
KESIMPULAN

Mobile Motor akan sangat berguna dan mempermudah pengguna motor yang sedang mencari jalan dengan menggunakan GPS untuk cepat sampai tujuan. Pengguna motor tidak perlu lagi berhenti menepi untuk melihat petunjuk arah atau GPS yang ada pada ponsel pintar. Mengendarai motor bersamaan dengan melihat layar ponsel yang digenggam dengan tangan ataupun diletakkan di tempat ponsel yang dipasang di besi kaca spion dapat mempengaruhi konsentrasi pengendara, karena pada ponsel selain GPS tentu ada pemberitahuan dari SMS, aplikasi chat, bahkan jika ada telepon masuk pengendara motor akan teralih fokusnya ke ponsel dan dapat membahayakan pengendara sendiri serta pengendara lain. Maka dari itu, penulis mempersembahkan ide dan inovasi terbaru yaitu perangkat Mobile Motor.

sumber: pribadi penulis


Minggu, 26 Juli 2015

Pendapat dan metode dan cara dosen mengajar

#TULISAN4 TEORI ORGANISASI UMUM 4
Nomor 1

1.     Pendapat tentang metode dan cara dosen mengajar

Menurut saya, cara mengajar Pak Mario sangat berbeda dengan cara mengajar dosen yang lain, lebih komunikatif, lebih interaktif, seperti mengobrol saja dengan mahasiswa tetapi dengan topik yang berhubungan dengan materi perkuliahan.
          Untuk cara penilaian, adalah cara penilaian yang sangat baru dan berbeda untuk saya. “Rules of the Game” membuat belajar dan mengerjakan tugas menjadi berbeda tetapi tetap pada koridor materi perkuliaan. “copy-paste” yang seakan menjadi kebiasaan saat mengerjakan tugas, sekarang harus ditambahkan lagi dengan pendapat dan kesimpulan kita, jadi mahasiswa harus mengerti dan memahami materi tugas yang dikerjakan. Ditambah lagi tulisan yang harus benar-benar dikerjakan sendiri berdasarkan pengalaman pribadi.
          Yang paling menarik dan berbeda adalah harus menampilkan penampilan seni di depan kelas ataupun mempresentasikan hal yang berhubungan dengan materi perkuliahan. Ketentuan ini juga menjadi syarat utama untuk mendapat nilai A di mata kuliah Teori Organisasi Umum 2. Jadi di mata kuliah ini hardskill dan softskill mahasiswa dapat dilatih dan dikembangkan serta mendapatkan nilai untuk akademik. Terima kasih, sukses selalu untuk Pak Mario, Tuhan Berkati.


sumber: pengalaman pribadi penulis

10 Hal dari Universitas Gunadarma

#TUGAS4 TEORI ORGANISASI UMUM 2
Nomor 1

1.     Tulis 10 hal atau 10 poin dari Universitas Gunadarma yang sebaiknya

Diperbaiki:             -   AC
-      Penggunaan dan pengoperasian I-Lounge di Kampus E
-      Konektifitas dan jangkauan wifi kampus
-      Toilet yang rusak dan tidak terawat
-      Meja dan kursi di kelas
-      Cara penilaian nilai range antar kelas

Dihilangkan:           -    OHP
                              -       Papan tulis kapur

Diadakan:               -   Proyektor
-      Papan tulis spidol (ditambah)

sumber: pengalaman pribadi penulis

Kamis, 04 Juni 2015

Gaya Kepemimpinan yang Akan Diterapkan

#TULISAN3 TEORI ORGANISASI UMUM 2

Ceritakan gaya kepemimpinan apa yang akan anda terapkan apabila anda dipercaya menjadi seorang pemimpin dari sebuah organisasi!

Menurut sumber:

Ada banyak gaya kepemimpinan yang terjadi di perusahaan. Efektivitas seorang pemimpin dipengaruhi oleh gaya kepemimpinan yang dimilikinya. Kurt Lewin mengatakan bahwa ada 3 gaya kepemimpinan yaitu:

1.     Otokratik
Gaya kepemimpinan ini semuanya ditentukan oleh pemimpin, pemimpin adalah segalanya. Semua keputusan diambil oleh pemimpin dan anak buah tidak mempunyai hak untuk bersuara. Anak buah hanya menjalankan instruksi yang diberikan. Pola komunikasi yang terjadi adalah satu arah dari pemimpin ke anak buah. Dengan pola kepemimpinan ini, semua tugas yang diberikan pasti akan selesai karena pemimpin akan memastikan semuanya berjalan dengan baik. Pemimpin yang menggunakan gaya ini sangat task oriented sehingga besar kemungkinan ada anak buah yang tidak cocok dengan gaya kepemimpinan ini. Beberapa menilai gaya kepemimpinan ini terlalu kejam.

2.     Demokratik
Gaya kepemimpinan ini memberikan tanggung jawab dan wewenang kepada semua anggota tim. Semua terlibat aktif dalam mengambil keputusan dan boleh memberikan masukkan kepada anggota maupun kepada pemimpin. Pemimpin bersikap terbuka kepada usul yang diberikan karena menganggap semua usul baik adanya untuk kemajuan perusahaan. Pemimpin merasa bahwa semua anggota pasti mempunyai kelebihan dan merupakan pribadi yang unik. Gaya kepemimpinan ini menyeimbangkan antara tugas yang diberikan harus terselesaikan dengan baik dan penting menjaga hubungan harmonis antar tim. 

3.     Laissez – Faire
Gaya kepemimpinan ini memberikan kebebasan mutlak kepada anak buah untuk berkreasi. Dalam hal ini, pemimpin bersifat pasif dan menunggu semuanya dari anak buah. Pola kepemimpinan yang terjadi adalah satu arah dari anak buah kepada pimpinan. Gaya kepemimpinan ini cocok diterapkan jika mempunyai anak buah dengan inisiatif yang baik. Pemimpin hanya memberikan arahan singkat berupa tujuan umum saja dan selebihnya diberikan kepada anak buah. Pembagian tugas dan kelompok juga diserahkan kepada anak buah.


Jika saya dipercaya menjadi pemimpin dalam sebuah organisasi, saya akan menerapkan gaya kepemimpinan Demokratik atau Demokrasi. Saya ingin semua pengurus dan anggota terlibat aktif demi kemajuan organisasi. Saya membuka semua pendapat, usul, saran, dan masukkan untuk kegiatan, pekerjaan, ataupun untuk personal kepada anggota ataupun pengurus. Jadi bagi pemimpin, organisasi mempunyai banyak ide dan cara untuk melaksanakan kegiatannya agar dapat terlaksana dengan baik.
Tetapi sebagai pemimpin, saya harus tetap mengontrol dan mengatur jalannya organisasi, keputusan juga tetap saya yang ambil karena pemimpin adalah sebagai pengambil keputusan yang besar dalam sebuah organisasi. Untuk kelanjutan organisasi, tidak mudah menjalankan semua pendapat, usul, saran, dan masukkan tersebut. Saya harus memikirkan dengan matang bagaimana jika kegiatan berjalan, apa dampaknya bagi organisasi, apa dampaknya bagi kegiatan itu sendiri, juga dampak untuk lingkungan sekitar.

Kesimpulan yang saya dapatkan, jadi harus terjalin komunikasi antara pemimpin dan yang dipimpin. Pemimpin harus terjun kebawah, melihat, merasakan, dan memahami apa yang menjadi masalah serta menyelesaikannya dengan baik, tidak dengan sepihak tetapi dengan diskusi dan musyawarah, tentunya dipimpin oleh pemimpin.

“Melayani dan berani berkorban, 
                                               itulah pemimpin”


sumber:
pengalaman pribadi penulis

Faktor yang Mempengaruhi Kepemimpinan

#TUGAS3 TEORI ORGANISASI UMUM 2
Nomor 2

2.     Sebutkan faktor - faktor yang mempengaruhi kepemimpinan seseorang di dalam organisasi!

Menurut sumber:

Faktor - Faktor Dalam Kepemimpinan :

1. Pemimpin
Dalam kaitannya dengan Kepemimpinan, Pemimpin memang merupakan faktor esensial dari Proses Kepemimpinan itu sendiri. Serta Pemimpin itu memang harus mengerti apa yang harus dia tahu dan apa yang harus dia perbuat, atau istilah lainnya The Right Man on The Right Place.

2. Pengikut (Followers)
Adalah salah satu faktor kepemimpinan yang membuat Faktor pertama itu ada. Karena tanpa adanya Pengikut, otomatis Pemimpin pun tak ada. Oleh karena itu Faktor Kepemimpinan dalam Pengikut ini lebih cenderung pengertian akan apa saja yang Followers inginkan sehingga sebuah satuan fungsi manajemen bisa berjalan sesuai dengan apa yang kita inginkan. Serta ada pula yang mengatakan kalau berbeda Pemimpin maka berbeda pula gaya kepemimpinannya. Oleh karena itu Pengikut disini memang harus menyesuaikannya dengan cepat.

3. Komunikasi
Salah satu hal yang menjembatani antara Pemimpin dan Pengikut adalah proses Komunikasi itu sendiri. Dengan adanya komunikasi. Hubungan kerja antara dua belah pihak baik atasan maupun bawahan dapat sinergis dan berjalan sesuai dengan apa yang telah dirancangkan sebelumnya.

4. Situasi
Dalam sebuah situasi tertentu, terkadang kita diharuskan untuk bertindak secara cepat dan refleks untuk menyelesaikannya. Oleh karena itu kondusifitas situasi antara atasan dan bawahan memang harus saling dikuatkan agara selalu terjadi kondisi situasi yang nyaman dan kondusif.

Menurut saya ada 3, yaitu:

1.     Anggota
Yang dipimpin pemimpin adalah anggota. Faktor ini menjadi penting karena jika ada masalah pada anggotanya, dampaknya tentu akan diterima pemimpinnya. Tugas utama dari pemimpin disini adalah menjaga dan mengatur anggotanya sebaik mungkin agar kegiatan berjalan sesuai rencana.

2.    Lingkungan
Menurut saya faktor lingkungan pun menjadi penting jika suatu acara atau kegiatan dilaksanakan di tempat terbuka. Kadang yang kita persiapkan dan butuhkan harus terhadang kondisi alam yang tidak bersahabat, seperti misalnya membawa barang yang besar dan berat dengan kondisi jalan yang rusak dan licin. Di saat darurat seperti ini lah pemimpin harus mengambil keputusan, bertindak bagaimana langkah selanjutnya agar perjalanan dapat kembali dilanjutkan.

3.    Masalah Pribadi
Profesionalitas dan totalitas diperlukan seorang pemimpin dalam faktor yang satu ini. Harusnya semua masalah pribadi dan masalah diluar kegiatan ditinggalkan dulu sementara, karena peran seorang pemimpin sangat penting dan harus selalu fokus dengan kegiatan yang dipimpinnya. Belum lagi masalah eksternal dan internal yang pasti muncul saat kegiatan berlangsung.


sumber:

Teori dan Arti Penting Kepemimpinan

#TUGAS3 TEORI ORGANISASI UMUM 2
Nomor 1

1.     Jelaskan teori dan arti penting dari kepemimpinan!

Teori – teori Kepemimpinan

Menurut sumber:

Beberapa ahli manajemen mungkin sudah mengemukakan bagaimana timbulnya seorang pemimpin dalam suatu organisasi. Dan isi dari teori yang satu dengan lainnya pun tidak sama. Dari beberapa teori yang dikemukakan ada 3 yang sering dipelajari yaitu:

1.      Teori Genetic
Penganut teori ini berpendapat bahwa seorang pemimpin memiliki bakat atau jiwa kepemimpinan sejak ia lahir. Artinya jiwa kepemimpinan itu takdir dari Tuhan untuk menjadikan seorang sebagai pemimpin. (Leaders are born and note made)

2.      Teori Sosial
Berbeda dengan teori genetic yang berpendapat bahwa kepemimpinan adalah takdir, penganut teori ini berpendapat bahwa semua manusa berhak menjadi pemimpin asalkan ia mau belajar dan diberikan kesempatan untuk itu. (Leaders are made and note born)

3.      Teori Ekologis
Teori ini merupakan gabungan sisi positif antara teori genetic dan teori sosial, dimana seseorang akan menjadi pemimpin yang baik apabila sudah ditakdirkan Tuhan dan memiliki bakat untuk menjadi pemimpin, yang kemudian bakat-bakat tersebut dikembangkan dengan cara belajar dan adanya kesempatan untuk menambah pengalaman dan mengembangkan bakat tersebut.

Menurut saya ada 2, yaitu:
1.     Lingkungan 
Faktor lingkungan sangat penting dalam melahirkan seorang pemimpin. Dia yang lahir dari lingkungan adalah dia yang sadar betapa “berantakannya” lingkungan dimana dia berada. Bisa dari inisiatif dari diri sendiri, juga karena perintah untuk menjadi pemimpin.

2.    Talenta yang dilatih
Seseorang yang mempunyai bakat dan talenta menjadi pemimpin harus “disadarkan” terlebih dahulu. Hal itu juga dapat terjadi di dalam suatu pelatihan untuk menjadi seorang pemimpin, bagaimana dia bersikap, bertutur kata, dan mengambil keputusan. Dengan pengalaman yang cukup tentu akan muncul talenta yang dilatih dalam seorang pemimpin.

Arti Penting Kepemimpinan
Tidak akan ada tubuh tanpa kepala. Suatu pekerjaan, organisasi dan kegiatan tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada yang memimpin. Kepemimpinan sangat penting artinya karena pemimpin menjadi lambang dari kegiatan yang dilaksanakan. Pemimpin merupakan contoh dan teladan bagi anggotanya, jadi seorang pemimpin harus melakukan yang terbaik untuk anggotanya dan semua orang yang melihat dirinya. Melayani dan berani berkorban, itulah yang harus menjadi ciri khas dari seorang pemimpin.


sumber:
http://ojanojan8.blogspot.com/2014/04/kepemimpinan.html